Pel mor 1: Jika tak rajin shalat maka pandai-pandailah berenang.—LP hal. 22 Pel mor 2: Jangan tanyakan nama dan alamat pada orang yang tinggal di kebun.—LP hal. 27 Pel mor 3: Jika anda cantik, hidup anda tak tenang.—LP hal. 64 Pel mor 4: Ternyata nasib yang juga sangat misterius itu adalah seorang pemandu bakat.—LP hal. 129 Pel mor 5: Jangan bersahabat dengan orang yang gila perdukunan. – LP hal. 326 Pel mor 6: Jika anda memiliki kesempatan mendapatkan cinta pertama di sebuah toko kelontong, meskipun toko itu bobrok dan bau tengik, maka rebutlah cepat-cepat kesempatan itu, karena cinta pertama semacam itu bisa menjadi demikian indah tak terperikan! -– LP hal. 337 Pel mor 7: Ternyata rahasia menarik perhatian seorang gadis adalah kita harus menjadi pelari yang gesit. –- SP hal. 14 Pel mor 8: Jika anda seorang produser film dan ingin untung besar, maka pakailah seorang sutradara yang otaknya bebal. –- SP hal. 108 Pel mor 9: Jika anda sering ditanggap berbicara di depan umum dan kerap tulalit karena kehabisan topik, maka belajarlah dulu jadi tukang gosip. –- SP hal. 167 Pel mor 10: Jangan sekali-kali datang ke Eropa pada bulan Desember—- Eds hal. 76 Pel mor 11: Untuk mendapatkan wanita cantik, tapi bodoh, rupanya Anda hanya perlu menjadi seorang provokator.——Eds hal. 113 Pel mor 12: Kemanapun tempat telah kutempuh, apapun yang telah kucapai, dan dengan siapapun aku berhubungan, aku tetaplah lelaki udik, tak dapat kubasuh-basuh.—-Eds hal. 160 Pel mor 13: Jangan bicarakan keadaan negeri kita pada seorang ekonom klasik. Pesimis!——Eds hal 135 Pel mor 13: Tukang jam, tukang reparasi televisi, tukang dadu cangkir, dan penerbit buku adalah profesi-profesi yang patut dicurigai, dimanapun mereka berada.———Eds hal 216 Pel mor 14: Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian. (filosofi kebahagiaan)——Eds hal. 227 Pel mor 16: Diperlukan penyelidikan paling tidak tujuh tahun, untuk benar-benar tahu bahwa seorang pria bukan bajingan.——MK hal. 152 Pel mor 17: Jika anda berencana untuk poligami, jangan memelihara ayam. –MK hal. 156 Pel mor 18: Jangan sekali-kali memperlihatkan benda apapun dalam celanamu, di depan orang Melayu.—-MK hal. 185 Pel mor 19: Cinta, bisa saja berbanding terbalik dengan waktu, tapi pasti berbanding lurus dengan gila.—-MK hal. 492 Sakit gila no. 1 : mereka orang-orang yang sudah tidak berpakaian dan lupa diri di jalan-jalan. –- LP hal. 82 Sakit gila no. 5 : menekankan belahan bola tennis sebagai alat bekam ke dada sehingga dada menonjol dan bidang. –- LP hal. 80 & 82 Sakit gila no. 7 : kemana perginya akal sehat ?—LP hal. 331 Sakit gila no. 9 : menolak mengakui dan menerima, bahwa dirinya pelupa. Baginya orang lainlah yang selalu pelupa.——MK hal. 446 Sakit gila no. 11 : ingin jadi jagoan seperti dalam film.——MK hal. 119 Sakit gila no. 16 : penyakit manusia yang membuat dunia sendiri dalam kepalanya, menciptakan masalah-masalanya sendiri, terpuruk didalamnya, lalu menyelesaikan masala-masalahnya itu, sambil tertawa-tawa, juga sendirian.———-MK hal. 34 Sakit gila no. 18 : kecanduan sensasi –- SP hal. 167 Sakit gila no. 21 : keranjingan pidato –- SP hal. 163 Sakit gila no. 22 : cinta buta berubah jadi halusinasi.—-MK hal. 165 Sakit gila no. 24 : merasa dirinya detektif Sherlock Holmes.—- Eds hal. 218 Sakit gila no. 24 : waham kebesaran.—-Eds hal. 223 Sakit gila no 26 : tak bisa membedakan diterima atau di tolak.—-Eds hal. 47 Sakit gila no. 30 : merasa dirinya seperti Dewa Marduk pujaan kaum sesat Babilonia, bisa menghidupkan orang mati.——MK hal. 122 Sakit gila no. 33 : senewen ingin masuk TV.—-MK hal. 240 Sakit gila no. 37 : kecanduan taruhan.—-MK hal. 348 Sakit gila no. 38 : membiarkan diri ditipu kacamata.—-MK hal. 439 Sakit gila no. 41 : keranjingan manggung——MK hal. 349 Orang yang sedang jatuh cinta adalah orang yang egois.—LP hal. 258 Yang paling bodoh dan paling tak berpendidikan adalah paling lantang dan paling pintar kalau bicara.—LP hal. 264 Karena jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada akhir titik upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyatan yang harus dihadapi, sepahit apapun keadaannya.—-Eds hal. 268 Tuhan tau, tapi menunggu—- SP hal 54-65 “Maka berkelanalah di atas muka bumi ini untuk menemukan mozaikmu”- pak Balia. –—SP hal. 72 “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu” –(Arai sang pemimpi). –—Eds hal. 34 Racun terindah dari cinta adalah imajinasi, tak lain imajinasi.——MK hal. 493 
Pelajaran moral untukmu kawan..
Sakit gila nomor berapa kau itu..
love love
Sabtu, 10 September 2011
pelajaran moral & sakit gila
QUOTE
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar